Jokowi: Ayo Beli Properti di Tempat-tempat Wisata, Sebelum Harganya Naik

Jokowi: Ayo Beli Properti di Tempat-tempat Wisata, Sebelum Harganya Naik

Oleh : Paulina | Thursday, 18 January 2018

Jakarta - Dalam urusan mengembangkan sektor pariwisata, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tengah tancap gas. Pemerintah sendiri saat ini memiliki program membangun 10 destinasi wisata yang selama ini belum digarap maksimal.

Saat berbicara di depan 400 CEO dunia di acara Forbes Global CEO Conference 2016 di Hotel Shangri La, Jakarta, Selasa (29/11/2016), Jokowi meminta para investor besar tersebut berinvestasi di tempat-tempat tersebut.

"Indonesia memiliki ribuan lokasi indah seperti Bali, seperti Raja Ampat di Papua, Mandalika di NTB, dan Pulau Komodo di NTT. Anda mungkin ingin membeli properti di daerah sana, ayo beli sebelum harganya naik," kata Jokowi dengan nada canda menggoda para CEO yang hadir dalam acara tersebut.

"Banyak dari Anda di ruang ini sudah memiliki banyak uang, karena Anda adalah bagian dari proses pembangunan Indonesia. Saya berharap lebih banyak lagi di antara Anda akan melakukan hal sama dalam waktu dekat, berbisnis di Indonesia," ucapnya lagi.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, pemerintah saat ini sudah mengupayakan iklim investasi yang kondusif di sektor pariwisata. Termasuk infrastruktur perhubungan ke destinasi-destinasi tersebut.

"(Investasi) tetap ada tantangannya, tapi saya jamin kami teruskan langkah reformasi kami, dan akan terus membuat iklim investasi lebih ramah bagi dunia usaha. Saya akan mengatakan, saya bertekad untuk menjadi peserta aktif dalam petualangan anda," ujar Jokowi.

Jokowi mencontohkan, jumlah kunjungan turis asal China melonjak sangat signifikan ke Manado, dari sebelumnya rata-rata 12 ribu per tahun, saat ini menjadi 12 ribu per bulannya, pasca dibukanya penerbangan langsung dari China ke Manado.

"Sekarang ini kami melihat ke depan untuk mereformasi kebijakan, karena turisme memerankan peran yang optimal dalam ekonomi kami. Tahun lalu maskapai penerbangan nomor 1 dan 3 kami, dan meluncurkan beberapa penerbangan langsung dari Tiongkok ke Manado. Dalam kurang waktu satu tahun, jumlah turis dari China ke Manado meningkat jadi 12 ribu turis per tahun, jadi 12 ribu turis per bulan," tutupnya. (dna/dna)

sumber : https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3358140/jokowi-ayo-beli-properti-di-tempat-tempat-wisata-sebelum-harganya-naik

Artikel Lainnya

Tenant Gathering The Palace

Tenant Gathering The Palace

Tenant Gathering The Palace

Pada tanggal 26 november 2016 bertempat di Restoran Pondok Laras, Jogjakarta, beberapa waktu lalu diadakan acara Tenant Gathering The Palace Apartment & Condotel. Acara berlangsung sejak pagi...

Selengkapnya
Perbankan Hingga Properti Bakal...

Perbankan Hingga Properti Bakal...

Perbankan Hingga Properti Bakal...

Jakarta - Tahun Baru Imlek dirayakan hari ini. Dalam kalender China Tahun Baru kali ini ditandai dengan simbol Ayam Api. Simbol tersebut biasanya dikaitkan dengan kondisi keuangan, bisnis,...

Selengkapnya
Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the opening of Royal Tulip Gunung Geulis Resort and Golf, the first hotel under its 5-star brand in Indonesia. Located at the famous Gunung Geulis 36-hole Golf...

Selengkapnya