Nikmati di angkringan sompilan. menu rumahan

Nikmati di angkringan sompilan. menu rumahan

Oleh : Paulina | Thursday, 18 January 2018

Berkembangnya Yogyakarta sebagai pusat pendidikan dan destinasi wisata, melahirkan banyak bisnis kuliner yang menjanjikan. Namun, bukanlah Yogyakarta bila tidak mampu mempertahankan tradisi di bidang kuliner. Di tengah hiru-pikuk restoran dan kafe modern, Ngupoyo Boga Somplian masih diminati pelanggan pelanggannya.

Ngupoyo Boga Sompilan merupakan sebuah kawasan kuliner yang difasilitasi Gubernur DIY, Sultan HB X. semula pedagang pedagang hanya berjualan di tepi jalan Magangan Kulon, hingga tahun 2005 Sultan mendirikan sebuah bangunan semi permanen di gang yang masih terletak di jalan yang sama.

Bernuansa semi tradisional, kawasan ini dilengkapi belasan bilik warung dan pendopo di tengah sebagai area makan. Namun saying, dari belasan bilik yang tersedia, hanya beberapa saja yang aktif berjualan. Pada pagi hingga siang hari, hanya beberapa saja yang aktif berjualan. Pada pagi hingga siang hari, bebrapa warung menawarkan menu nasi rames, soto, sop, hingga lotek. Kemudian pada malam harinya, beberapa pedagang mulai membuka jajanan ronde, angkirngan maupun bakmi jawa. “Sekarang hanya sedeikit yang aktif berjualan, lantaran mengalami penurunan pelanggan,” ujar Maryati (63) yang mengaku sudah berjualan di Jalan Manganan Kulon sejak tahun 1999.

Di warung Pak Muh miliknya ini, Maryati berusaha mempertahankan cita rasa khas Yogyakarta dalam masakannya. Sekilas, tidak ada yang special dari menu menu yang ditawarkan. Namun, rasa masakannya seakan mengobati kerinduan penikmatnya terhadap masakan rumahan. Mangut lele misalnya, disajikan lengkap dengan kuah santan kental berisikan cabai cabai segar. Adapun pilihan ayam goring, perkedel serta oseng kikil yang tidak kalah nikmatnya. Untuk melengkapi menu ramesannya, wanita kelahiran Kulonprogo ini juga menambahkan menu sayur lodeh, oseng oseng kacang maupun bakmi goreng. Soal harga, pelanggannya tidak perlu kawatir.

Maryati hanya mematok harga nasi sayur hanya Rp 3 ribu, sedangkan jika nasi sayur dan lauk hanya Rp 8 ribu per porsi. Menjaga eksotisme kuliner Yogyakarta juga ditunjukan Warung Pak Muh dengan menyediakan sajian teh poci lengkap dengan gula batu. Satu porsi the poci ini dihargai Rp 4 ribu. Maryati mengaku, saat ini memiliki 20-an pelanggan setiap harinya, meskipun tidak banyak, namun cukup untuk merigankan beban sang suami yang saat ini mengabdi sebagai abdi dalem di Keraton Yogyakarta ini. Setiap delapan hari sekali, dirinya pasti kedatangan langganan sebanyak sepuluh abdi dalem yang melaksanakan piket di Keraton Yogyakarta.

Semilir angin

Seusai menyantap hidangan ramesan yang sederhana, pelanggan akan dibuai dengan buliran angina sejuk yang bertiup dari perpohonan. Suasana nyaman itulah yang membuat pelanggan pelanggannya betah bertahan lama di Ngupoyo Boga Sompilan. Bahkan tidak jarang banyak pelanggan yang bercengkrama sambal bermain catur usai menyantap makanan di sana. Dari aspek lokasi, menjangkau Ngupoyo Boga Sompilan bukanlah sesuatu yang sulit. Sompilan terletak sekitar 500 meter dari Titik Nol kilometer Yogyakarta atau 100 meter dari Pasar Ngasem. Berlokasi di sebelah timur Pasar Ngasem, Ngupoyo Boga Sompilan bias ditempuh menggunakan mobil, sepeda motor, becak maupun andong sekalipun.

Sumber : majalah Jogja City Guide edisi oktober 2015, Tribun Jogja.

Nikmati di angkringan sompilan. menu rumahan

1 /2

Artikel Lainnya

Tenant Gathering The Palace

Tenant Gathering The Palace

Tenant Gathering The Palace

Pada tanggal 26 november 2016 bertempat di Restoran Pondok Laras, Jogjakarta, beberapa waktu lalu diadakan acara Tenant Gathering The Palace Apartment & Condotel. Acara berlangsung sejak pagi...

Selengkapnya
Perbankan Hingga Properti Bakal...

Perbankan Hingga Properti Bakal...

Perbankan Hingga Properti Bakal...

Jakarta - Tahun Baru Imlek dirayakan hari ini. Dalam kalender China Tahun Baru kali ini ditandai dengan simbol Ayam Api. Simbol tersebut biasanya dikaitkan dengan kondisi keuangan, bisnis,...

Selengkapnya
Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the...

Louvre Hotels Group announces the opening of Royal Tulip Gunung Geulis Resort and Golf, the first hotel under its 5-star brand in Indonesia. Located at the famous Gunung Geulis 36-hole Golf...

Selengkapnya